Home » Kegiatan » Kuliah Umum: “Peran Serta Psikologi dalam Penanganan Permasalahan Kemanusiaan”

Kuliah Umum: “Peran Serta Psikologi dalam Penanganan Permasalahan Kemanusiaan”

Pada hari Jumat, tanggal 7 April 2017, Program Studi Psikologi mengasdakan kuliah umum dengan tema “Peran Serta Psikologi dalam Penanganan Permasalahan Kemanusiaan”. Kuliah Umum ini diberikan oleh Tineke W., seorang warga negara Belanda yang selama beberapa tahun pernah menjadi relawan untuk VSO (Voluntary Service Overseas).

Selama menjadi relawan VSO, Tineke pernah bertugas di Indonesia (selama 2 tahun) dan Mozambik (selama 3 bulan). Tineke sebenarnya memiliki latar belakang pendidikan Hubungan Internasional, tetapi saat menjadi relawan ia banyak menghadapi tantangan kemanusiaan yang terkait erat dengan permasalahan psikososial manusia. Saat di Indonesia, Tineke bertugas di Pusat Rehabilitasi Yakkum Yogyakarta, sebuah pusat rehabilitasi bagi penyandang disabilitas. Di sana ia bergerak dalam bidang lapangan kerja bagi para penyandang disabilitas.

Tineke memaparkan tiga permasalahan kemanusiaan dalam kuliah umum tersebut, yaitu DISABILITAS, PENGUNGSIAN, dan KONFLIK ANTAR MANUSIA. Ia mengatakan bahwa permasalahan utama dalam dunia disabilitas adalah adanya stigma negatif di masyarakat yang memandang bahwa penyandang disabilitas tidak memiliki kemampuan. Stigma ini begitu kuat hingga mempengaruhi cara berpikir penyandang disabilitas tentang diri mereka. Psikologi memeiliki peranan besar dalam hal ini, karena psikologi dapat turut andil dalam usaha menghapus stigma negatif di masyarakat tentang penyandang disabilitas. Psikologi juga dapat berperan dalam usaha peningkatan self-esteem penyandang disabilitas.

Permasalahan konflik antar manusia yang terjadi di berbagai belahan dunia juga disinggung oleh Tineke. Ia mengatakan bahwa konflik antar manusia (seperti perang) mengakibatkan permasalahan kemanusian besar lainnya, yaitu pengungsian. Ia mencontohkon konflik yang terjadi di Suriah membuat munculnya gelombang pengusngisan besar-besaran ke benua eropa. Pengungsi yang membanjiri eropa menimbulkan masalah baru di negara-negara eropa, misalnya seperti permasalahan RAS, terorisme, dan gerakan anti imigran. Tineke bercerita bahwa psikologi terbukti dapat mengambil peranan di semua aspek dalam permasalahan ini, karena permasalahan ini merupakan maslah psikososial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *